<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Mirzen's Blog</title>
	<atom:link href="http://mirzen.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mirzen.wordpress.com</link>
	<description>Love to be Teknopreneur</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Jun 2009 19:36:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mirzen.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/a725c137e2e73d61be2835b65eb587e8?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Mirzen's Blog</title>
		<link>http://mirzen.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mirzen.wordpress.com/osd.xml" title="Mirzen&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mirzen.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kuis Sistel</title>
		<link>http://mirzen.wordpress.com/2009/06/11/kuis-sistel/</link>
		<comments>http://mirzen.wordpress.com/2009/06/11/kuis-sistel/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 19:36:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iqbal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzen.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[1. Pada komunikasi seluler yang menggunakan standar GSM. Diketahui ukuran cluster7 dengan jumlah kanal 70 (70KHz x 200KHz) a) Berapa factor reuse? b) Hitung jumlah kanal suara per sel c) Jika replikasi 5 kali berapa kapasitas system? d) Jika jarak Co-Channel 41 Km, berapa jari-jari sel? Jawab: a)1/N dimana N: ukuran dari sel cluster maka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzen.wordpress.com&amp;blog=6327434&amp;post=95&amp;subd=mirzen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. Pada komunikasi seluler yang menggunakan standar GSM. Diketahui ukuran cluster7 dengan jumlah kanal 70 (70KHz x 200KHz)</p>
<p>a) Berapa factor reuse?</p>
<p>b) Hitung jumlah kanal suara per sel</p>
<p>c) Jika replikasi 5 kali berapa kapasitas system?</p>
<p>d) Jika jarak Co-Channel 41 Km, berapa jari-jari sel?</p>
<p>Jawab:</p>
<p>a)1/N dimana N: ukuran dari sel cluster maka factor reuse = 1/7</p>
<p>b)S = KN dimana S: Jumlah kanal dan K: kanal radio per sel maka K = S/N = 70/7 = 10</p>
<p>c)C = MkN = MS = 5*70 = 350 dimana C: Kapasitas Sistem dan M: Berapa Kali Replikasi</p>
<p>d)D= √(3N)*R sehingga R = D/√(3N) = 41/√(3*7) = 41/4.5825 = 8.947 km</p>
<p>2. Jelaskan kelebihan dan kekurangan masing-masing teknologi kabel tembaga, optic, selular, sistem komunikasi satelit</p>
<p>Jawab:</p>
<p>Kelebihan Kabel Coaxial</p>
<p>- Dapat digunakan untuk menyalurkan informasi sampai dengan 900 kanal telepon</p>
<p>- Dapat ditanam di dalam tanah sehingga biaya perawatan lebih rendah</p>
<p>- Karena menggunakan penutup isolasi maka kecil kemungkinan terjadi interferensi dengan sistem lain</p>
<p>Kekurangan Kabel Coaxial</p>
<p>- Mempunyai redaman yang relatif besar, sehingga untuk hubungan jarak jauh harus dipasang repeater-repeater</p>
<p>- Jika kabel dipasang diatas tanah, rawan terhadap gangguan-gangguan fisik yang dapat berakibat putusnya hubungan.</p>
<p>Kelebihan Fiber Optic</p>
<p>- Kabel Fiber Optic tidak mahal</p>
<p>- Lebih ringan dibandingkan kabel tembaga</p>
<p>- Mengangkut kapasitas lebih tinggi dari kabel tembaga</p>
<p>- Sinyal yang hilang lebih sedikit</p>
<p>- Menggunakan sinyal cahaya</p>
<p>- Daya rendah</p>
<p>- Sinyal digital</p>
<p>- Tahan terhadap api</p>
<p><em> </em></p>
<p>Kekurangan Fiber Optic</p>
<p>- Biaya yang mahal untuk peralatannya.</p>
<p>- Perlu konversi data listrik ke Cahaya dan sebaliknya yang rumit.</p>
<p>- Perlu peralatan khusus dalam prosedur pemakaian dan pemasangannya.</p>
<p>- Untuk perbaikan yang kompleks perlu tenaga yang ahli di bidang ini.</p>
<p>- Selain merupakan keuntungan, sifatnya yang tidak menghantarkan listrik juga merupakan kelemahannya, karena musti memerlukan alat pembangkit listrik eksternal.</p>
<p>Keuntungan seluler</p>
<p>- Low Power</p>
<p>- Frekuensi Re-Use</p>
<p>- hand-off  System</p>
<p>- Kapasitas besar</p>
<p>- TDMA/CDMA</p>
<p>- Sectored /Omni Cell</p>
<p>- GSM, CDMA</p>
<p>Kekurangan seluler</p>
<p>-Suara yang kurang jelas</p>
<p>-Signal yang tidak terlalu kuat</p>
<p>-Noise di tengah pembicaraan seperti ada suara selain suara transmitter dan receiver dan</p>
<p>gema</p>
<p>Kelebihan satelit</p>
<p>Koneksi internet via satelit memungkinkan kita melakukan koneksi termasuk di pedalaman yang terpencil atau terisolir. Hanya saja biayanya lumayan mahal dan koneksinya tidak secepat media fiber optic. Biasanya koneksi satelit digunakan untuk menambah kapasitas bandwith bagi yang sudah punya koneksi tapi kekurangan bandwith buat downstreamnya. Mengingat biaya bulanan untuk on way satelite ini cukup murah. Sedangkan upstreamnya ikut nebeng di koneksi yang sudah ada.</p>
<p>Kekurangan satelit</p>
<p>media transmisi satelit itu terpengaruh oleh kondisi cuaca dan daerah sekelilingnya, karena media transmisinya menggunakan gelombang elektromagnetik tidak terbimbing (di udara) yang rentan terhadap gangguan sekitar (redaman, dll). Dari segi bandwidth pun terbatas. Delay-nya juga tinggi. Keunggulannya adalah dari segi covered area yang luas dan menjangkau tempat-tempat yang susah dijangkau dengan media transmisi kabel.<br />
Berbeda dengan media transmisi fiber optik yang terbimbing (dalam serat optik), selain lebih tahan terhadap redaman, bandwidthnya pun jauh lebih lebar..</p>
<p>3. Jelaskan definisi dan manfaat link budget, carilah contoh link budget untuk akses tembaga/ radio/ satelit (pilih salah satu) dan jelaskan maknanya</p>
<p>Jawab:</p>
<p>Perhitungan <em>link budget </em>merupakan perhitungan level daya yang dilakukan untuk memastikan bahwa level daya penerimaan lebih besar atau sama dengan level daya <em>threshold </em>(RSL ≥ Rth). Manfaatnya adalah untuk menjaga keseimbangan gain dan loss guna mencapai SNR yang diinginkan di <em>receiver. </em>Parameter-parameter yang mempengaruhi kondisi propagasi suatu kanal <em>wireless </em>adalah sebagai berikut :</p>
<p>a. Lingkungan propagasi</p>
<p>Kondisi lingkungan sangat mempengaruhi gelombang radio. Gelombang radio dapat diredam, dipantulkan, atau dipengaruhi oleh <em>noise </em>dan interferensi. Tingkat peredaman tergantung frekuensi, dimana semakin tinggi frekuensi redaman juga semakin besar. Parameter yang mempengaruhi kondisi propagasi yaitu rugi-rugi propagasi, <em>fading</em>, <em>delay spread</em>, <em>noise</em>, dan <em>interferensi</em>.</p>
<p>b. Rugi-rugi propagasi</p>
<p>Dalam lingkungan radio, konfigurasi alam yang tidak beraturan, bangunan, dan perubahan cuaca membuat perhitungan rugi-rugi propagasi sulit. Kombinasi statistik dan teori elektromagnetik membantu meramalkan rugi-rugi propagasi dengan lebih teliti.</p>
<p>c. Fading</p>
<p><em>Fading </em>adalah fluktuasi amplituda sinyal. Fading margin adalah level daya yang harus dicadangkan yang besarnya merupakan selisih antara daya rata-rata yang sampai di penerima dan level sensitivitas penerima. Nilai fading margin biasanya sama dengan peluang level fading yang terjadi., yang nilainya tergantung pada kondisi lingkungan dan sistem yang digunakan. Nilai fading margin minimum agar sistem bekerja dengan baik sebesar 15 dBm.</p>
<p>d. Noise</p>
<p><em>Noise </em>dihasilkan dari proses alami seperti petir, noise thermal pada sistem penerima, dll. Disisi lain sinyal transmisi yang mengganggu dan tidak diinginkan dikelompokkan sebagai interferensi.</p>
<p><strong>Propagasi LOS</strong></p>
<p>Redaman ruang bebas atau <em>free space loss </em>merupakan penurunan daya gelombang radio selama merambat di ruang bebas. Redaman ini dipengaruhi oleh besar frekuensi dan jarak antara titik pengirim dan penerima.</p>
<p>Besarnya redaman ruang bebas adalah :</p>
<p>Lp= FSL = 32,45 + 20 log f (MHz) + 20 log d (km)</p>
<p>dimana :</p>
<p>f = frekuensi operasi (MHz)</p>
<p>d = jarak antara pengirim dan penerima (km)</p>
<p><strong>Perhitungan EIRP (Effective Isotropic Radiated Power)</strong></p>
<p>EIRP merupakan besaran yang menyatakan kekuatan daya pancar suatu antena di bumi, dapat dihitung dengan rumus :</p>
<p>EIRP = Ptx + Gtx – Ltx</p>
<p>dimana :</p>
<p>PTX = daya pancar (dBm)</p>
<p>GTX = penguatan antena pemancar (dB)</p>
<p>LTX = rugi-rugi pada pemancar (dB)<strong> </strong></p>
<p><strong>Perhitungan RSL (Receive Signal Level)</strong></p>
<p>RSL (<em>Receive Signal Level</em>) adalah level sinyal yang diterima di penerima dan nilainya harus lebih besar dari sensitivitas perangkat penerima (RSL ≥ Rth). Sensitivitas perangkat penerima merupakan kepekaan suatu perangkat pada sisi penerima yang dijadikan ukuran <em>threshold. </em>Nilai RSL dapat dihitung dengan persamaan berikut :</p>
<p>RSL = EIRP – Lpropagasi + GRX – LRX</p>
<p>dimana :</p>
<p>EIRP = <em>Effective Isotropic Radiated Power </em>(dBm)</p>
<p>Lpropagasi = rugi-rugi gelombang saat berpropagasi (dB)</p>
<p>GRX = penguatan antena penerima (dB)</p>
<p>LRX = rugi-rugi saluran penerima (dB)</p>
<p>Contoh Perhitungan Link Budget Radio:</p>
<p align="center">P<sub>RX</sub> =   P<sub>TX</sub> +   P<sub>TX</sub> +   G<sub>TX</sub> +   G<sub>RX</sub> &#8211;   L<sub>TX</sub> &#8211;   L<sub>FS</sub> &#8211;   L<sub>P</sub> &#8211;   L<sub>RX</sub></p>
<p>Where:<br />
P<sub>RX</sub> = Daya Penerima (dBm)<br />
P<sub>TX</sub> = Daya Keluaran Transmitter (dBm)<br />
G<sub>TX</sub> = Penguatan Antena Transmitter (dBi)<br />
G<sub>RX</sub> = Penguatan Antena Penerima (dBi)<br />
L<sub>TX</sub> = Transmit Feeder dan Associated Losses (Feeder, Connectors, dll.) (dB)<br />
L<sub>FS</sub> = Free Space Loss atau Path Loss (dB)<br />
L<sub>P</sub> = Signal Propagasi yang Hilang (dB)<br />
L<sub>RX</sub> = Receiver Feeder dan Associated Losses (Feeder, Connectors, dll.) (dB)</p>
<p><em> </em></p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzen.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzen.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzen.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzen.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzen.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzen.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzen.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzen.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzen.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzen.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzen.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzen.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzen.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzen.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzen.wordpress.com&amp;blog=6327434&amp;post=95&amp;subd=mirzen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzen.wordpress.com/2009/06/11/kuis-sistel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/492342a1f6bac1dfdc8c4fae5da59121?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Iqbal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Implementasi Dari Internet Radio</title>
		<link>http://mirzen.wordpress.com/2009/05/22/implementasi-dari-internet-radio/</link>
		<comments>http://mirzen.wordpress.com/2009/05/22/implementasi-dari-internet-radio/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 May 2009 23:53:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iqbal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Telecomunication System]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzen.wordpress.com/2009/05/22/implementasi-dari-internet-radio/</guid>
		<description><![CDATA[Tentunya dunia broadcast / siaran radio sudah tidak asing lagi di dunia khususnya di Indonesia, dan dengan tidak sampai hitungan  jam kita sudah bisa  mempunyai sebuah stasiun radio online sendiri yang bisa digunakan untuk bisnis ataupun hanya untuk sekedar ingin selalu bisa  mendengarkan lagu &#8211; lagu favorit, cd audio, seminar, dakwah, acara religious, olahraga atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzen.wordpress.com&amp;blog=6327434&amp;post=81&amp;subd=mirzen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tentunya dunia broadcast / siaran radio sudah tidak asing lagi di dunia khususnya di Indonesia, dan dengan tidak sampai hitungan  jam kita sudah bisa  mempunyai sebuah stasiun radio online sendiri yang bisa digunakan untuk bisnis ataupun hanya untuk sekedar ingin selalu bisa  mendengarkan lagu &#8211; lagu favorit, cd audio, seminar, dakwah, acara religious, olahraga atau apapun yang ingin didengarkan pada khalayak di dunia khususnya di Indonesia. Bisa juga untuk menyiarkan media seperti lagu &#8211; lagu ciptaan sendiri (indie) dengan domain sendiri. Dengan instalasi dan konfigurasi menggunakan Radio Online, kini lagu &#8211; lagu atau semua media audio sudah dapat dengan mudah didengar oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun. Jadi yang dimaksud dengan Radio Online adalah menyiarkan secara langsung lewat internet semua siaran analog dari studio radio. Dan pada radio online ini, kita membutuhkan file-file audio yang ber-format:MP3, WMA (Windows Media Audio), OGG, ACC, dan ACCplus. Jenis-jenis software / layanan music pada internet : shoutcast, deezer, last.fm,LAUNCHcast (Yahoo!), Live365, Musicovery, Pandora, Rhapsody, Slacker, SoundPedia, AccuRadio. Beberapa radio konvensional di Indonesia sudah ada yang memiliki versi radio internet, pada hasil pencarian di tvradioworld.com beberapa waktu lalu ada sekitar 204 stasiun radio. Salah satunya di daerah bandung adalah Ardan.FM.</p>
<p>Setelah kita memahami cara kerja tentang radio online, kini ada 2 skema yang bisa digunakan dalam implementasi radio online ini [1]. Sebenarnya implementasi skema 1 dan skema 2 tidaklah jauh berbeda, perbedaannya hanya terdapat pada penempatan PC DJ(disk jockey), yang merupakan PC sebagai tempat menyimpan lagu atau file audio,  dan server streaming yang digunakan serta jumlah bandwidth internet yang dipakai baik dari sisi PC DJ dan server streaming.  Konfigurasi software didalamnya juga berbeda sesuai kebutuhan masing-masing.  Simplenya adalah  sebagai berikut :</p>
<p>Skema1[1] :</p>
<p>Komponen A : User(pendengar)—-&gt;Internet&lt;—-Server Streaming Radio.</p>
<p>Komponen B : PC/komputer DJ—-&gt;Internet.</p>
<p>Komponen A dan Komponen B dihubungkan oleh koneksi bandwidth internet yang berbeda.</p>
<p>Skema 2 [1]:</p>
<p>User(listener)—–&gt;Internet&lt;—-Server Streaming Radio+PC DJ&lt;—-Mixer Audio(radio analog)&lt;—-Penyiar(microphone), Tape, CD Player.</p>
<p>Pada skema 2, komponen A dan B digabung, berada dalam satu server menggunakan bandwidth internet yang sama.</p>
<p>Dan pada artikel ini yang akan dibahas adalah skema 2 saja. Skema 2 maksudnya :</p>
<p>User(listener)—–&gt;Internet&lt;—-Server Streaming Radio/PC DJ&lt;—-Mixer Audio&lt;—–(radio analog penyiar, microphone, Tape, CD Player)</p>
<p>Intinya Server Streaming Radio/PC DJ, Mixer Audio, dan perangkat radio analog penyiar seperti microphone, tape, CD Player berada di dalam satu tempat yang terkoneksi ke Internet broadband. Berbeda dengan skema 1 yang memakai server streaming khusus di data centre, diluar server PC DJ sebagai upstream.  Skema 2 tidak menggunakan itu karena  server streaming berfungsi juga sebagai PC DJ/upstream ke internet.</p>
<p>Tahapan instalasi nya juga sederhana, karena hanya membutuhkan PC Multimedia high end dengan sound card berkualitas recording baik. Untuk server bisa memakai sistem operasi linux dan dirubah menjadi  Windows Xp Profesional karena memudahkan pihak penyedia file audio/operator dalam mengoperasikan radio internet nanti.</p>
<p>Teknik membangun <a href="http://romisatriawahono.net/2006/02/04/mengenal-radio-internet/" target="_blank">radio internet atau radio online</a> sebenarnya sangat mudah dan tidak memakan banyak waktu ataupun uang. Persyaratannya juga hanya komputer dan koneksi internet yang baik (disarankan menggunakan yang broadband dedicated agar lancar dan dapat meminimalisir delay ) untuk infrastruktur, serta Winamp, Shoutcast, dan Shoutcast DSP Plugin untuk softwarenya . Ketiga software tersebut bisa kita dapatkan secara gratis di Internet (freeware) untuk versi Linux maupun Windows. Dengan itu kita bisa jadi broadcaster yang menyiarkan content radio sesuai dengan yang kita inginkan ke seluruh dunia maya. Tertarik? Mari kita bahas  secara bertahap bagaimana membuat radio internet ini.</p>
<p><strong>1.</strong> <strong>Download software</strong> yang diperlukan:</p>
<ul>
<li><a href="http://www.shoutcast.com/download/serve.phtml#scdownload" target="_blank">Shoutcast Server</a> (download      versi <a href="http://www.shoutcast.com/downloads/sc1-9-5/shoutcast-1-9-5-linux-glibc6.tar.gz">Linux</a> atau <a href="http://www.shoutcast.com/downloads/sc1-9-5/shoutcast-1-9-5-windows.exe">Windows</a>)</li>
<li><a href="http://winamp.com/player/free.php">Winamp</a></li>
<li><a href="http://www.shoutcast.com/download/broadcast.phtml#plugdownload" target="_blank">Shoutcast DSP Plugin</a> (download      versi <a href="http://www.shoutcast.com/downloads/sc_trans_posix_040.tgz">Linux</a> atau <a href="http://www.shoutcast.com/downloads/shoutcast-dsp-1-9-0-windows.exe">Windows</a>)</li>
</ul>
<p><strong>2.</strong> <strong>Install dan jalankan Shoutcast Server</strong> di komputer yang ingin kita jadikan server. Untuk instalasi di Linux cukup ekstrak file “shoutcast-1-9-5-linux-glibc6.tar.tar” dan jalankan file “sc_serv”. Tidak perlu menjadi root untuk menjalankannya.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-89" title="Tugas 1" src="http://mirzen.files.wordpress.com/2009/05/tugas-12.jpg?w=458&#038;h=336" alt="Tugas 1" width="458" height="336" /></p>
<p><strong>3.</strong> <strong>Install Winamp dan Shoutcast DSP Plugin</strong> di komputer tempat kita akan mengalirkan content radio (mp3 music, dsb) ke Shoutcast Server</p>
<p>ini langkah menginstal SHOUTcast DSP Plugin, sebelumnya harus sudah install winamp dahulu. Jadi kita anggap Winamp sudah berhasil terinstall dan sekarang kita install SHOUTcast DSP Plugin, Klik 2 kali file shoutcast-dsp-1-9-0-windows.exe yang sudah kita unduh. Lalu ikut petunjuk seperti di gambar dan tinggal Next-Next-Next saja,</p>
<p>Disini DSP Plugin diinstall di folder Winamp yang sudah terinstall sebelumnya,</p>
<p>Sampai disini proses instalasi SHOUTcast DSP Plugin untuk winamp selesai, tinggal konfigurasi menu didalam DSP Plugin [1].</p>
<p><strong>4.</strong> <strong>Jalankan Winamp</strong>, kemudian klik kanan dan pilih “Options” -&gt; “Preferences”.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-90" title="Tugas 2" src="http://mirzen.files.wordpress.com/2009/05/tugas-21.jpg?w=477&#038;h=256" alt="Tugas 2" width="477" height="256" /></p>
<p><strong>5.</strong> <strong>Klik DSP/Effect di bagian Plug-ins dan pilih Nullsoft SHOUTcast Source DSP</strong>. Kemudian akan muncul satu window SHOUTcast Source dengan menu “Main”, “Output”, “Encoder”, “Input”.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-85" title="Tugas 3" src="http://mirzen.files.wordpress.com/2009/05/tugas-3.jpg?w=472&#038;h=304" alt="Tugas 3" width="472" height="304" /><strong></strong></p>
<p><strong>6.</strong> <strong>Pilih “Output” dan klik “Connect” untuk konek ke Shoutcast server</strong>, sebelumnya perlu diperhatikan beberapa hal di bawah:</p>
<ul>
<li>Cek “Address” apakah sudah sesuai dengan server      anda. Pilih “localhost” apabila anda install server di tempat anda      menginstall Winamp dan DSP Plugin.</li>
<li>Password default adalah “Changeme” (tanpa tanda      kutip). Anda dapat mengubah setting password ini di “sc_serv.ini” atau      “sc_serv.conf” yang terletak satu direktori dengan Shoutcast Server.      (C:\Program Files\SHOUTcast\ untuk versi Windows)</li>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-86" title="Tugas 4" src="http://mirzen.files.wordpress.com/2009/05/tugas-4.jpg?w=500&#038;h=363" alt="Tugas 4" width="500" height="363" /></ul>
<p><strong>7.</strong> Sekarang tinggal alirkan saja content (music, sound, dsb) ke Shoutcast Server. Caranya mudah, <strong>letakkan file mp3 di Winamp dan tekan tanda play</strong>, maka music anda akan ter-broadcast ke seluruh dunia maya.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-87" title="Tugas 5" src="http://mirzen.files.wordpress.com/2009/05/tugas-5.jpg?w=500&#038;h=375" alt="Tugas 5" width="500" height="375" /></p>
<p><strong>8.</strong> <strong>Cek dengan menjalankan Winamp dari komputer lain</strong> dan klik kanan pilih “Play” -&gt; “URL” dan masukkan http://serveranda:8000. Ganti “serveranda” dengan nama domain atau IP address dimana Shoutcast server diinstal dan dijalankan.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-88" title="Tugas 6" src="http://mirzen.files.wordpress.com/2009/05/tugas-6.jpg?w=500&#038;h=363" alt="Tugas 6" width="500" height="363" /></p>
<p><strong>9.</strong> Pertanyaan lain yang muncul, bagaimana kalau kita ingin <strong>mengalirkan suara kita secara live</strong>? Siapkan microphone dan masukkan kabel microphone ke soundcard PC anda. Kemudian kembali ke Winamp anda, pada SHOUTcast source, pilih “Input”, kemudian ubah “Input device” dari “Winamp (recommended)” ke “Soundcard Input”. Lalu siapkan microphone di depan mulut anda, dan ucapkan “Selamat datang di Radio Internet saya yang tercinta ini”.</p>
<p>Kini anda sudah memiliki Radio Internet sendiri sekarang.  Sebagai informasi tambahan, untuk membangun Radio Internet kita juga bisa menggunakan software lain selain Shoutcast, diantaranya adalah: <a href="http://www.umediaserver.net/" target="_blank">Unreal Media Server</a>, <a href="http://www.spacialaudio.com/" target="_blank">SAM2 Broadcaster</a>,<a href="http://www.pirateradio.com/" target="_blank">Pirate Radio</a>, <a href="http://peercast.org/" target="_blank">Peercast</a>, <a href="http://romisatriawahono.net/wp-admin/icecast.org" target="_blank">Icecast</a>, <a href="http://turnstyle.com/" target="_blank">Andromeda</a>, dsb . Konsepnya tidak jauh berbeda dengan Shoutcast, jadi bekal anda dengan 9 tahapan diatas sudah cukup untuk membuat anda mahir membangun sendiri Radio Internet [2]. Selamat menjadi Broadcaster.</p>
<p>Referensi:</p>
<p>[1] <a href="http://henry.gultom.or.id/index.php/archives/2008/07/02/membuat-radio-online-skema-1/">http://henry.gultom.or.id/index.php/archives/2008/07/02/membuat-radio-online-skema-1/</a></p>
<p>[2] <a href="http://romisatriawahono.net/2006/02/01/membangun-sendiri-radio-internet/">http://romisatriawahono.net/2006/02/01/membangun-sendiri-radio-internet/</a></p>
<br />Posted in Telecomunication System  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzen.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzen.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzen.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzen.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzen.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzen.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzen.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzen.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzen.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzen.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzen.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzen.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzen.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzen.wordpress.com/81/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzen.wordpress.com&amp;blog=6327434&amp;post=81&amp;subd=mirzen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzen.wordpress.com/2009/05/22/implementasi-dari-internet-radio/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/492342a1f6bac1dfdc8c4fae5da59121?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Iqbal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mirzen.files.wordpress.com/2009/05/tugas-12.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tugas 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mirzen.files.wordpress.com/2009/05/tugas-21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tugas 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mirzen.files.wordpress.com/2009/05/tugas-3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tugas 3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mirzen.files.wordpress.com/2009/05/tugas-4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tugas 4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mirzen.files.wordpress.com/2009/05/tugas-5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tugas 5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mirzen.files.wordpress.com/2009/05/tugas-6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tugas 6</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perkembangan Internet Radio</title>
		<link>http://mirzen.wordpress.com/2009/05/12/perkembangan-internet-radio/</link>
		<comments>http://mirzen.wordpress.com/2009/05/12/perkembangan-internet-radio/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 May 2009 09:38:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iqbal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Telecomunication System]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzen.wordpress.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[1. Sejarah Awal dan Perkembangan di Luar Negeri Pada tahun 1993, Carl Malamud meluncurkan Internet Talk Radio yang merupakan siaran  radio komputer pertama yang setiap minggunya mewawancarai seorang ahli komputer. Sejauh ini radio internet hanyalah sebuah konsep siaran radio di internet. Pada akhir tahun 1995 Internet Talk Radio tidak tersedia melalui streaming secara multicast. Internet [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzen.wordpress.com&amp;blog=6327434&amp;post=68&amp;subd=mirzen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1.<span style="color:#0000ff;"> Sejarah Awal dan Perkembangan di Luar Negeri</span></p>
<p>Pada tahun 1993, Carl Malamud meluncurkan <em>Internet Talk Radio </em>yang merupakan siaran  radio komputer pertama yang setiap minggunya mewawancarai seorang ahli komputer. Sejauh ini radio internet hanyalah sebuah konsep siaran radio di internet. Pada akhir tahun 1995 <em>Internet Talk Radio</em> tidak tersedia melalui streaming secara multicast. <em>Internet Talk Radio </em>telah didistribusikan sebagai file audio sehingga mencapai para pengguna komputer satu persatu. Bagaimanapun juga, Malamud adalah penyokong utama teknologi multicasting. Akhir tahun 1994, layanan multicasting internetnya telah diset untuk meluncurkan RTFM, sebuah stasiun muticast radio internet. Pada Januari 1995, program berita RTFM telah diperluas untuk melengkapi saluran audio langsung dari rumah dan gedung senat.</p>
<p>November 1994, konser Rolling Stone merupakan konser multicast perrtama melalui dunia maya. Mick Jagger membuka konser dengan mengatakan “saya ingin mengucapkan selamat datang yang spesial untuk semua orang yang telah menjelajahi internet malam ini dan mendapatkan M-bone.</p>
<p>Pada tanggal 7 November 1994, <em>WXYC (89,3 FM Chapel Hill, NC USA)</em> menjadi stasiun radio tradisional pertama yang mengumumkan broadcast di internet. WXYC menggunakan sistem penghubung FM radio di Sunsite yang kemudian dikenal sebagai Ibiblio, menjalankan software CU-Seeme milik Cornell.  WXYC telah memulai  siaran percobaan dan mencoba bandwidth pada awal agustus 1994. <em>WREK (91.1 FM, Atalanta  USA)</em> memulai streaming pada hari yang sama menggunakan software mereka sendiri yang disebut CyberRadio1. Tetapi, tidak seperti WXYC, peluncuran beta WREK dan streamnya tidak diperjualbelikan sampai akhir bulan.</p>
<p>Tahun 1995, Progresive networks meluncurkan real audio sebagai download yang gratis. Majalah time mengatakan bahwa real audio telah mebawa keuntungan dari semua keuntungan di digital compression, dan mengirimkan   kualitas suara AM-radio yang disebut real time. Pada saat itu, perusahaan seperti Nullsift dan Microsoft meluncurkan perangkat audio streaming sebagai download gratis. Karena perangkat audio telah tersedia,  banyak station radio yang berbasis web mulai bermunculan.</p>
<p>Maret 1996, radio Virgin London, menjadi stasiun radio eropa pertama yang acara siaranya langsung di internet. Radio ini mengudara dengan sinyal FM, langsung dari sumbernya, secara terus menerus di internet sepanjang hari.</p>
<p>Radio internet telah menarik perhatian media dan investor secara besar-besaran di akhir tahun 1990. Tahun 1998, sebuah saham pemerintah menawarkan Broadcast.com sebagai perekam yang pada waktu itu  merupakan lompatan harga dalam penawaran saham di USA. Harga penawarannya adalah US$18 dan  perusahaan membuka harga  di US$ 68 di hari pertama penjualan saham. Perusahaan telah kehilangan uang waktu itu dan menunjukkan kemajuan dengan komisi keamanan pertukaran yang mereka harapakan kehilangan berlanjut secara tidak menentu. Yahoo! telah membeli Broadcast.com pada tanggal 20 juli 1999 dengan harga US$5.7 milliar.</p>
<p><span style="color:#0000ff;">Kontroversi royalty di US.</span></p>
<p>Pada Oktober 1998, kongres di USA menetapakan <em>Digital Millennium Copyright ACT (DMCA)</em>, Salah satu hasil dari DMCA adalah bahwa royalty penampilan dibayarkan untuk satelit radio dan siaran internet radio dan sebagai tambahannya untuk royalty publikasi. Dalam perlawanannya, penyiar radio tradisional hanya dibayar untuk royalty publikasi dan tidak untuk royalty penampilannya.</p>
<p>Perselisihan terus terjadi tentang bagaimana royalty penampilan harus dibebabankan kepada penyiar internet. Beberapa peneliti mengatakan bahwa jumlah royalty yang diusulkan melebihi beban pokok dan membuat kerugian kebebasan internet  hanya pada stasiunnya. Ini berarti sementara raksasa internet seperti AOL mungkin dapat menghasilkan rating tinggi, tapi banyak stasiun radio internet kecil yang akan bangkrut. Asosiasi media digital (DiMA) mengatakan , bahkan perusahaan besar seperti, yahoo! Music, mungkin juga gagal karena jumlah yang diusulkan. Beberapa peneliti juga mengatakan hal yang sama  bahwa beberapa  siaran internet dasar USA mungkin bergerak ke hukuim luar negeri dimana royalty US tidak diterapkan,</p>
<p>Banyak dari kritik ini dikelola oleh <em><span style="text-decoration:underline;">SaveNetRadio.org.</span></em> koalisi pendengar ,artis, label rekaman dan pengelola web, yang menentang jumlah royalty.  Untuk memfokuskan perhatian pada konsekuensi dari penolakan jumlah ini tergantung pemakai, banyak diantara penyiar internet ikut serta dalam hari diam.” Pada tanggal 26 juni 2007. Pada hari itu, mereka menutup stream radio atau stram amboiebt sound. Terkadang interpretasi dengan laporan penyiaran pelayanan umum. Pengikut terkemuka <em>Rhapsody, Live365, MTV, Pandora</em><em>, dan Shoutcast</em>. Beberapa lainnya yang bukan pengikut , seperti <em>Like FM</em>, menyatakan bahwa mereka tidak ingin menghukum pendenger dengan problem stassiun.</p>
<p>Bursa suara, mewakili pendukung untuk meningkatkan jumlah royalty. Fokus pada kenyataan bahwa jumlah flatform 1998 sampai 2005, walau tidak naik untuk kembalikan harga hidup meningkat. Mereka juga menfokuskan pada kenyataan bahwa CBS baru-baru ini membeli <em>LAST FM</em> seharga 280 milliar.  Dan jika  radio internet untuk membangun bisnis dari produk rekaman, penampil dan pemilik dari rekaman ini boleh menerima kompensasi yanmg adil. Penentang berpendapat bahwa harga pemebelian untuk LAST FM mencerminkan bahwa itu hanyalah layanan jaringan social yang utama termasuk layanan radio.</p>
<p>Pada tanggal 1 mei 2007. Bursa suara datang untuk kesepakatan dengan pengelola web yang besar untuk menyepakati haraga minimum yang diubah oleh ketentuan badan royalty copyright. Sementara keputusan CRB tertahan di $ 500 per stasiun aau  harga channel minimum untuk setiap pengelola web. Pengelola web yang baik mewakili selama negosiasi dengan  DiMA di $ 50000 cap di harga dengan bursa suara. Meskipun begitu, DiMA dan bursa suara melanjutkan untuk negosiasi per lagu per harga pendengar.</p>
<p>Bursa suara juga menawarkan jumlah alternatif dan mengatakan dengan pasti memenuhi syarat pengelola web yang diikuti mereka untuk menghitung royaltinya.  Sebagai persentasi pajak atau biaya , termasuk jumlah per penampilan. Untuk memenuhi syarat , pengelola web harus membayar pajak minimal $1.25 juta dollar per tahun dan stream minimal $ 5 juta pendengar per-jam per-bulan ( atau rata-rata 6830 pendengar bersama). Pembatasan ini akan membuat kebebasan pengelola web tidak berkualitas seperti <em>AccuRadio, DI.FM, Club977 </em>dan dari peserta lainya yang menawar dan kemudian banyak juga pengelola web komersial kecil melanjutkan negosiasi lanjutan dengan bursa suara.</p>
<p>Pada Tanggal 16 agustus 2008, washingtoin post memuat artikel bahwa meskipun Pandora telah menjadi layanan radio web nasional yang terkenal, dengan sekitar juta pendengar perhari. Perusahaan berkembang mungkin akan perlahan bangkru karena pembayaran royalty penampilan kepada pengelola web. Radio tradisional, yang menolak, membayar semua pembayaran.satelit rasio membayar harga tapi dalam jumlah yang kecil denga berat hati. Setidaknya untuk beberapa ukuran, artikel ini menunjukkan perlengkapan web radio mungkin musnah untukj alas an yang samaa.</p>
<p>Pada tanggal 30 september, kongres Amerika menetapakan tagihan yang akan diberikan jika ada akibat dari perubahan jumlah royalty yang ( label rekaman dan pengelola web) setuju selama pembuat hokum siluar sesi. Meskipun jumlah royalty dihgarapkan menurun, banyak pengelola web kesulitanj memeprediksikan  akibatr umum dari hasil pajak untuk menutupi pembayaran royalty</p>
<p>Januari 2009 , badan royalty copyright US mengumumkan bahwa  hal itu akan menerima royalty untuk streaming jaringan layanan berdasarkan pajak</p>
<p>Popularitas Internet Radio di US</p>
<p>Tahun 2003, hasil dari online streaming music radio adalah US $ 49 juta. Selama 2006, yang menunjukan  anka US $ 500 juta.</p>
<p>Tanggal 21 februai 2007, survey dari 3000 orang amerika diterima oleh  Bridge Ratings &amp; Research konsultaan,  menemukan bahwa sekitar 19 persen se US. Pelangan berumnur 12 dan lebih mendengarkan untuk stasiun radio berbasis web. Dengan kata lain, ada  57 juta pendengar mingguan  acara radio internet. Banyak orang mendengarkan  online radio daripada satelit radio, definisi tinggi radio, podcast, atau telepon gengam  yang dilengkapi radio.</p>
<p>April 2008, survei menunjukkan bahwa di US satu dari tujuh orang berumur 25-54 tahun mendengarkan online radio tiap minggu. Yahun 2008, 13 persen populasi amerika mendengarkan radio online , dibandingan dengan 11 persen di tahun 2007 [1].</p>
<p><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#000000;">2.</span> Perkembangannya di Indonesia</span></p>
<p>Seiring dengan penetrasi internet di dunia yang mulai mencapai angka 1 miliar pengguna, kebutuhan untuk mendapatkan layanan berbasis Internet juga semakin meningkat. Data menunjukkan [1] bahwa, 80% pengguna Internet mengirimkan email, 60% menggunakan instant messaging (seperti Yahoo atau MSN Messenger) dan 55% mendownload file. Kemudian 22% pengguna Internet juga mulai menikmati video lewat Internet. Setelah ATM diperkuat dengan Internet banking, toko buku diperkuat dengan toko buku online, ternyata Radio dan TV juga mengikuti jejak untuk mencoba versi Internet dengan broadcastingnya. Beberapa Radio konvensional Indonesia sudah merely acaranya untuk bisa dinikmati lewat Internet. Hasil pencarian di tvradioworld.com  menunjukkan bahwa sekitar 204 radio konvensional Indonesia memiliki versi Internet Radio (beberapa sepertinya broken link).</p>
<p>Radio Internet bagaimanapun juga masih dikuasai oleh 5 besar penyedia jasa portal dunia maya, yaitu: <em>AOL Radio Network, Yahoo!Music, MSN Radio, WindowsMedia.Com maupun Live365.Com</em>. Selain itu muncul Radio Internet yang dikelola oleh individu maupun kelompok, baik untuk tujuan hobi, iseng, dakwah, komunikasi dengan komunitasnya.</p>
<p>Di Indonesia masih belum banyak yang memanfaatkan teknologi ini karena koneksi Internet kita yang tidak terlalu baik. Kalaupun kita mau gunakan, harus dipilih software streaming yang tidak menggunakan resource bandwidth yang besar, juga setting encoder kita harus buat sekecil mungkin, misalnya dengan menggunakan 16-24kbps (mono). Sebagai catatan, beberapa server radio internet memiliki ukuran yang tidak terlalu besar, misalnya Shoutcast server hanya berukuran 136kb.</p>
<p>3<span style="color:#0000ff;">. Kelebihan Radio Internet dibandingkan Radio Tradisional</span></p>
<ul>
<li>Internet Radio memungkinkan kita mencari dan memilih siaran berdasarkan karakteristik negara, bahasa yang digunakan, jenis radio, dsb dengan cepat dan sesuai dengan yang kita inginkan. Kita dapat menyimpannya dalam bookmark atau shortlist, dan tinggal meng-klik untuk memutarnya. Komputer membantu kita mengelola bookmark dan shortlist kita.</li>
<li>Radio konvensional memiliki keterbatasan geografis. Siaran yang disajikan hanya dapat dinikmati dalam wilayah yang kecil, baik kecamatan maupun kabupaten/kotamadya. Ini berbeda dengan radio internet yang begitu kita broadcast, seluruh dunia akan mendengarkan siaran kita, tak peduli kita ada di sebuah rumah mungil yang terletak di Ujung Aspal, Pondok Gede, maupun yang ada di pusat kota Jakarta.</li>
<li>Investasi relatif lebih murah, baik investasi awal, operasional maupun maintenance.</li>
<li>Kualitas suara yang tidak kalah dengan kualitas suara pada radio konvensional.</li>
<li>Setting hardware/alat maupun software lebih mudah dan sederhana.</li>
<li>Tidak memerlukan ijin khusus untuk membuatnya [2].</li>
</ul>
<p>Sumber:</p>
<p>[1] http://en.wikipedia.org/wiki/Internet_radio</p>
<p>[2] http//Mengenal Radio Internet   IlmuKomputer.Com</p>
<br />Posted in Telecomunication System  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzen.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzen.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzen.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzen.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzen.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzen.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzen.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzen.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzen.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzen.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzen.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzen.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzen.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzen.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzen.wordpress.com&amp;blog=6327434&amp;post=68&amp;subd=mirzen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzen.wordpress.com/2009/05/12/perkembangan-internet-radio/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/492342a1f6bac1dfdc8c4fae5da59121?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Iqbal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Internet Radio Streaming</title>
		<link>http://mirzen.wordpress.com/2009/05/03/internet-radio-streaming/</link>
		<comments>http://mirzen.wordpress.com/2009/05/03/internet-radio-streaming/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 May 2009 18:45:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iqbal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Telecomunication System]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzen.wordpress.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[Pengenalan Internet Radio Streaming Internet radio ( juga dikenal sebagai web radio, net radio, streaming radio atau e-radio) adalah layanan siaran audio yang ditransmisikan lewat internet. Siaran audio dalam internet biasanya dihubungkan sebagai webcasting karena tidak ditransmisikan dengan tanpa kabel (wireless). Internet Radio mencampur media streaming yang ditujukan kepada pendengar dengan aliran yang kontinu. Internet [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzen.wordpress.com&amp;blog=6327434&amp;post=59&amp;subd=mirzen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pengenalan Internet Radio Streaming</strong></p>
<p>Internet radio ( juga dikenal sebagai web radio, net radio, streaming radio atau e-radio) adalah layanan  siaran audio yang ditransmisikan lewat internet. Siaran audio dalam internet biasanya dihubungkan sebagai webcasting karena tidak ditransmisikan dengan tanpa kabel (wireless). Internet Radio mencampur media streaming yang ditujukan kepada pendengar dengan aliran yang kontinu.</p>
<p>Internet radio berbeda dari podcasting, dimana podcasting harus mendownload file terlebih dahulu sedangkan internet radio dapat mendengarkan secara langsung. Banyak stasiun Internet radio adalah anak perusahaan dari stasiun radio tradisional. Stasiun internet radio yang hanya melakukan siaran pada media internet saja, merupakan  jenis stasiun independent. Pelayanan internet radio biasanya dapat diakses dimanapun di dunia ini, sebagai contoh, seseorang di Indonesia dapat mendengarkan siaran radio dari stasiun radio Amerika. Beberapa dari stasiun radio, seperti <span style="color:#0000ff;">Clear Channel</span> di Amerika dan <span style="color:#0000ff;">Chrysalis</span> di Inggris membatasi siaran di dalam negeri karena masalah lisensi music dan perbedaan jenis iklan. Internet radio sangat popular di kalangan para wisatawan dan para pendengar yang tertarik dan mereka tidak mendapatkan siaran yang cukup dari stasiun radio local (seperti music progressive rock, ambient music, music daerah, music klasik, dan komedi radio). Pelayanan internet radio mencakup berita, olahraga, pembicara (politik), dan berbagai jenis genre musik, yang dimana semua pelayanan tersebut terdapat pada stasiun radio tradisional (biasa).</p>
<p><strong>Cara Kerja</strong></p>
<p>Cara paling umum dalam distribusi radio internet adalah lewat teknologi streaming menggunakan lossy audio codec. Format streaming audio yang paling popular terdiri dari <span style="color:#0000ff;">Mp3, Ogg Vorbis, Windows Media Audio, Real Audio dan HE-AAC</span> (beberapa menyebutnya aac+). Bit-bit audio tersebut ditransformasi melalui network dalam <span style="color:#0000ff;">TCP</span> atau <span style="color:#0000ff;">paket UDP</span>, lalu disusun ulang dan dimainkan tak lebih dari sedetik. (Delay menyangkut waktu yang tertinggal/lag time) [3].</p>
<p><strong>Konfigurasi TCP</strong></p>
<p>Transmission Control Protocol (TCP) adalah suatu protokol yang berada di lapisan transpor (baik itu dalam tujuh lapis model referensi OSI atau model DARPA) yang berorientasi sambungan (connection-oriented) dan dapat diandalkan (reliable). TCP dispesifikasikan dalam RFC 793. TCP Three-way handshake    Proses pembuatan koneksi (TCP Three way handshake) Proses pembuatan koneksi TCP disebut juga dengan &#8220;Three-way Handshake&#8221;. Tujuan metode ini adalah agar dapat melakukan sinkronisasi terhadap nomor urut dan nomor acknowledgement yang dikirimkan oleh kedua pihak dan saling bertukar ukuran TCP Window. Prosesnya dapat digambarkan sebagai berikut:</p>
<ul>
<li> Host pertama (yang ingin membuat koneksi) akan mengirimkan sebuah segmen TCP dengan flag SYN diaktifkan kepada host kedua (yang hendak diajak untuk berkomunikasi).</li>
<li>Host kedua akan meresponsnya dengan mengirimkan segmen dengan acknowledgment dan juga SYN kepada host pertama.</li>
<li>Host pertama selanjutnya akan mulai saling bertukar data dengan host kedua. TCP menggunakan proses jabat tangan yang sama untuk mengakhiri koneksi yang dibuat.</li>
</ul>
<p>Hal ini menjamin dua host yang sedang terkoneksi tersebut telah menyelesaikan proses transmisi data dan semua data yang ditransmisikan telah diterima dengan baik. diseb Sebuah segmen TCP dapat memiliki flag (tanda-tanda) khusus yang mengindikasikan segmen yang bersangkutan, seperti yang disebutkan dalam tabel berikut:</p>
<p><strong>Struktur flag-flag TCP </strong></p>
<p>Nama flag	Keterangan</p>
<p>URG	:</p>
<p style="padding-left:30px;">Mengindikasikan bahwa beberapa bagian dari segmen TCP mengandung data yang sangat penting, dan field Urgent Pointer dalam header TCP harus digunakan untuk menentukan lokasi di mana data penting tersebut berada dalam segmen.</p>
<p>ACK:</p>
<p style="padding-left:30px;">Mengindikasikan field Acknowledgment mengandung oktet selanjutnya yang diharapkan dalam koneksi. Flag ini selalu diset, kecuali pada segmen pertama pada pembuatan sesi koneksi TCP.</p>
<p>PSH	:</p>
<p style="padding-left:30px;">Mengindikasikan bahwa isi dari TCP Receive buffer harus diserahkan kepada protokol lapisan aplikasi. Data dalam receive buffer harus berisi sebuah blok data yang berurutan (kontigu), dilihat dari ujung paling kiri dari buffer. Dengan kata lain, sebuah segmen yang memiliki flag PSH diset ke nilai 1, tidak bolah ada satu byte pun data yang hilang dari aliran byte segmen tersebut; data tidak dapat diberikan kepada protokol lapisan aplikasi hingga segmen yang hilang tersebut datang. Normalnya, TCP Receive buffer akan dikosongkan (dengan kata lain, isi dari buffer akan diteruskan kepada protokol lapisan aplikasi) ketika buffer tersebut berisi data yang kontigu atau ketika dalam &#8220;proses perawatan&#8221;.Flag PSH ini dapat mengubah hal seperti itu, dan membuat akan TCP segera mengosongkan TCP Receive buffer. Flag PSH umumnya digunakan dalam protokol lapisan aplikasi yang bersifat interaktif, seperti halnya Telnet, karena setiap penekanan tombol dalam sesi terminal virtual akan dikirimkan dengan sebuah flag PSH diset ke nilai 1. Contoh dari penggunaan lainnya dari flag ini adalah pada segmen terakhir dari berkas yang ditransfer dengan menggunakan protokol FTP. Segmen yang dikirimkan dengan flag PSH aktif tidak harus segera di-acknowledge oleh penerima.</p>
<p>RST:</p>
<p style="padding-left:30px;">Mengindikasikan bahwa koneksi yang dibuat akan digagalkan. Untuk sebuah koneksi TCP yang sedang berjalan (aktif), sebuah segmen dengan flag RST diset ke nilai 1 akan dikirimkan sebagai respons terhadap sebuah segmen TCP yang diterima yang ternyata segmen tersebut bukan yang diminta, sehingga koneksi pun menjadi gagal. Pengiriman segmen dengan flag RST diset ke nilai 1 untuk sebuah koneksi aktif akan menutup koneksi secara paksa, sehingga data yang disimpan dalam buffer akan dibuang (dihilangkan). Untuk sebuah koneksi TCP yang sedang dibuat, segmen dengan flag RST aktif akan dikirimkan sebagai respons terhadap request pembuatan koneksi untuk mencegah percobaan pembuatan koneksi.</p>
<p>SYN :</p>
<p style="padding-left:30px;">Mengindikasikan bahwa segmen TCP yang bersangkutan mengandung Initial Sequence Number (ISN). Selama proses pembuatan sesi koneksi TCP, TCP akan  mengirimkan sebuah segmen dengan flag SYN diset ke nilai 1. Setiap host TCP lainnya akan memberikan jawaban (acknowledgment) dari segmen dengan flag SYN tersebut dengan menganggap bahwa segmen tersebut merupakan sekumpulan byte dari data. Field Acknowledgment Number dari sebuah segmen SYN diatur ke nilai ISN + 1.</p>
<p>FIN :</p>
<p style="padding-left:30px;">Menandakan bahwa pengirim segmen TCP telah selesai dalam mengirimkan data dalam sebuah koneksi TCP. Ketika sebuah koneksi TCP akhirnya dihentikan (akibat sudah tidak ada data yang dikirimkan lagi), setiap host TCP akan mengirimkan sebuah segmen TCP dengan flag FIN diset ke nilai 1. Sebuah host TCP tidak akan mengirimkan segmen dengan flag FIN hingga semua data yang dikirimkannya telah diterima dengan baik (menerima paket acknowledgment) oleh penerima. Setiap host akan menganggap sebuah segmen TCP dengan flag FIN sebagai sekumpulan byte dari data. Ketika dua host TCP telah mengirimkan segmen TCP dengan flag FIN dan menerima acknowledgment dari segmen tersebut, maka koneksi TCP pun akan dihentikan.</p>
<p><strong>Karakteristik TCP </strong></p>
<p>TCP memiliki karakteristik sebagai berikut:</p>
<ul>
<li> Berorientasi sambungan (connection-oriented): Sebelum data dapat ditransmisikan antara dua host, dua proses yang berjalan pada lapisan aplikasi harus melakukan negosiasi untuk membuat sesi koneksi terlebih dahulu. Koneksi TCP ditutup dengan menggunakan proses terminasi koneksi TCP (TCP connection termination).</li>
<li> Full-duplex: Untuk setiap host TCP, koneksi yang terjadi antara dua host terdiri atas dua buah jalur, yakni jalur keluar dan jalur masuk. Dengan menggunakan teknologi lapisan yang lebih rendah yang mendukung full-duplex, maka data pun dapat secara simultan diterima dan dikirim. Header TCP berisi nomor urut (TCP sequence number) dari data yang ditransmisikan dan sebuah acknowledgment dari data yang masuk.</li>
<li>Dapat diandalkan (reliable): Data yang dikirimkan ke sebuah koneksi TCP akan diurutkan dengan sebuah nomor urut paket dan akan mengharapkan paket positive acknowledgment dari penerima. Jika tidak ada paket Acknowledgment dari penerima, maka segmen TCP (protocol data unit dalam protokol TCP) akan ditransmisikan ulang. Pada pihak penerima, segmen-segmen duplikat akan diabaikan dan segmen-segmen yang datang tidak sesuai dengan urutannya akan diletakkan di belakang untuk mengurutkan segmen-segmen TCP. Untuk menjamin integritas setiap segmen TCP, TCP mengimplementasikan penghitungan TCP Checksum.</li>
<li> Byte stream: TCP melihat data yang dikirimkan dan diterima melalui dua jalur masuk dan jalur keluar TCP sebagai sebuah byte stream yang berdekatan (kontigu). Nomor urut TCP dan nomor acknowlegment dalam setiap header TCP didefinisikan juga dalam bentuk byte. Meski demikian, TCP tidak mengetahui batasan pesan-pesan di dalam byte stream TCP tersebut. Untuk melakukannya, hal ini diserahkan kepada protokol lapisan aplikasi (dalam DARPA Reference Model), yang harus menerjemahkan byte stream TCP ke dalam &#8220;bahasa&#8221; yang ia pahami.</li>
<li>Memiliki layanan flow control: Untuk mencegah data terlalu banyak dikirimkan pada satu waktu, yang akhirnya membuat &#8220;macet&#8221; jaringan internetwork IP, TCP mengimplementasikan layanan flow control yang dimiliki oleh pihak pengirim yang secara terus menerus memantau dan membatasi jumlah data yang dikirimkan pada satu waktu. Untuk mencegah pihak penerima untuk memperoleh data yang tidak dapat disangganya (buffer), TCP juga mengimplementasikan flow control dalam pihak penerima, yang mengindikasikan jumlah buffer yang masih tersedia dalam pihak penerima.</li>
<li>Melakukan segmentasi terhadap data yang datang dari lapisan aplikasi (dalam DARPA Reference Model)</li>
<li>Mengirimkan paket secara &#8220;one-to-one&#8221;: hal ini karena memang TCP harus membuat sebuah sirkuit logis antara dua buah protokol lapisan aplikasi agar saling dapat berkomunikasi. TCP tidak menyediakan layanan pengiriman data secara one-to-many.</li>
</ul>
<p>TCP umumnya digunakan ketika protokol lapisan aplikasi membutuhkan layanan transfer data yang bersifat andal, yang layanan tersebut tidak dimiliki oleh protokol lapisan aplikasi tersebut. Contoh dari protokol yang menggunakan TCP adalah HTTP dan FTP [1].</p>
<p><strong>Konfigurasi UDP</strong></p>
<p>UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Protokol ini didefinisikan dalam RFC 768.</p>
<p><strong>Karakteristik UDP</strong></p>
<p>UDP memiliki karakteristik-karakteristik berikut:</p>
<ul>
<li><em>Connectionless</em> (tanpa koneksi): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses negosiasi koneksi antara dua host yang hendak berukar informasi.</li>
<li><em>Unreliable</em> (tidak andal): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor urut atau pesan acknowledgment. Protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus melakukan pemulihan terhadap pesan-pesan yang hilang selama transmisi. Umumnya, protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP mengimplementasikan layanan keandalan mereka masing-masing, atau mengirim pesan secara periodik atau dengan menggunakan waktu yang telah didefinisikan.</li>
<li>UDP menyediakan mekanisme untuk mengirim pesan-pesan ke sebuah protokol lapisan aplikasi atau proses tertentu di dalam sebuah host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Header UDP berisi field Source Process Identification dan Destination Process Identification.</li>
<li>UDP menyediakan penghitungan checksum berukuran 16-bit terhadap keseluruhan pesan UDP.</li>
</ul>
<p>UDP tidak menyediakan layanan-layanan antar-host berikut:</p>
<ul>
<li>UDP tidak menyediakan mekanisme penyanggaan (buffering) dari data yang masuk ataupun data yang keluar. Tugas buffering merupakan tugas yang harus diimplementasikan oleh protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP.</li>
<li>UDP tidak menyediakan mekanisme segmentasi data yang besar ke dalam segmen-segmen data, seperti yang terjadi dalam protokol TCP. Karena itulah, protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus mengirimkan data yang berukuran kecil (tidak lebih besar dari nilai Maximum Transfer Unit/MTU) yang dimiliki oleh sebuah antarmuka di mana data tersebut dikirim. Karena, jika ukuran paket data yang dikirim lebih besar dibandingkan nilai MTU, paket data yang dikirimkan bisa saja terpecah menjadi beberapa fragmen yang akhirnya tidak jadi terkirim dengan benar.</li>
<li>UDP tidak menyediakan mekanisme flow-control, seperti yang dimiliki oleh TCP.    Lapisan transpor atau transport layer adalah lapisan keempat dari model referensi jaringan OSI. Lapisan transpor bertanggung jawab untuk menyediakan layanan-layanan yang dapat diandalkan kepada protokol-protokol yang terletak di atasnya. Layanan yang dimaksud antara lain:</li>
<li>Mengatur alur (flow control) untuk menjamin bahwa perangkat yang mentransmisikan data tidak mengirimkan lebih banyak data daripada yang dapat ditangani oleh perangkat yang menerimanya.</li>
<li>Mengurutkan paket (packet sequencing), yang dilakukan untuk mengubah data yang hendak dikirimkan menjadi segmen-segmen data (proses ini disebut dengan proses segmentasi/segmentation), dan tentunya memiliki fitur untuk menyusunnya kembali.</li>
<li>Penanganan kesalahan dan fitur acknowledgment untuk menjamin bahwa data telah dikirimkan dengan benar dan akan dikirimkan lagi ketika memang data tidak sampai ke tujuan.</li>
<li>Multiplexing, yang dapat digunakan untuk menggabungkan data dari bebeberapa sumber untuk mengirimkannya melalui satu jalur data saja.</li>
<li>Pembentukan sirkuit virtual, yang dilakukan dalam rangka membuat sesi koneksi antara dua node yang hendak berkomunikasi. Contoh dari protokol yang bekerja pada lapisan transport adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP) yang tersedia dari kumpulan protokol TCP/IP [2].</li>
</ul>
<p><img src="http://zone.ni.com/cms/images/devzone/tut/UDP Connections.JPG" alt="UDP VS TCP" /><br />
Sumber :</p>
<p>[1] http://<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/TCP">id.wikipedia.org/wiki/TCP</a></p>
<p>[2] http://<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/UDP">id.wikipedia.org/wiki/UDP</a></p>
<p>[3] http://<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Internet_radio">en.wikipedia.org/wiki/Internet_radio</a></p>
<br />Posted in Telecomunication System  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzen.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzen.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzen.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzen.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzen.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzen.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzen.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzen.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzen.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzen.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzen.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzen.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzen.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzen.wordpress.com/59/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzen.wordpress.com&amp;blog=6327434&amp;post=59&amp;subd=mirzen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzen.wordpress.com/2009/05/03/internet-radio-streaming/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/492342a1f6bac1dfdc8c4fae5da59121?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Iqbal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zone.ni.com/cms/images/devzone/tut/UDP Connections.JPG" medium="image">
			<media:title type="html">UDP VS TCP</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Struktur Desain Coding VHDL</title>
		<link>http://mirzen.wordpress.com/2009/01/30/struktur-desain-coding-vhdl/</link>
		<comments>http://mirzen.wordpress.com/2009/01/30/struktur-desain-coding-vhdl/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 18:15:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iqbal</dc:creator>
				<category><![CDATA[VHDL Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzen.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Contoh Sederhana : LIBRARY ieee; USE ieee.std_logic_1164.ALL; ENTITY driver IS &#8211;driver itu nama, jd bisa diganti dengan apa saja sembarang PORT ( in1,in2 : IN std_logic;                                                             [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzen.wordpress.com&amp;blog=6327434&amp;post=47&amp;subd=mirzen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Contoh Sederhana :</p>
<p><span style="color:#3366ff;">LIBRARY</span> ieee;</p>
<p><span style="color:#3366ff;">USE</span> ieee.std_logic_1164<span style="color:#3366ff;">.ALL</span>;</p>
<p><span style="color:#3366ff;">ENTITY</span> driver <span style="color:#3366ff;">IS <span style="color:#008000;">&#8211;driver itu nama, jd bisa diganti dengan apa saja sembarang</span></span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">PORT</span> ( in1,in2 : <span style="color:#3366ff;">IN</span> std_logic;                                                                                            out :<span style="color:#3366ff;"> OUT</span> std_logic);  <span style="color:#008000;">&#8211;in1, in2, out nama variabel, boleh sembarang</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">END </span>driver;</p>
<p><span style="color:#3366ff;">ARCHITECTURE</span> behavior <span style="color:#3366ff;">OF</span> driver <span style="color:#3366ff;">IS <span style="color:#008000;">&#8211;behavior jg nama</span></span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">BEGIN</span></p>
<p style="padding-left:30px;">out &lt;= in1<span style="color:#3366ff;"> AND</span> in2;</p>
<p><span style="color:#3366ff;">END</span> behavior;</p>
<p>Naaah akhirnya sesi dasar bentuk coding VHDL, kalo diliat secara sekilas emang g ada sama2nya ama Pascal, tp liat deh di isi programnya (architecturenya) ada begin, end, terus syntak boolean (operator logika) and juga dipakai dalam VHDL sama seperti pascal, inilah yang dimaksud kalo dah biasa pascal, VHDL bisalah&#8230;</p>
<p>Ok2&#8230; td pas liat2 kok kata kuncinya huruf besar, terus kata identifikasinya malah kecil? katanya VHDL g terpengaruh besar kecil? Gini&#8230; penggunaan besar kecil itu kesepakatan yang nulis aja, sebenarnya g bermasalah, ini dimaksud biar g bingung ajah&#8230;</p>
<p>Oks&#8230; lalu apa itu y, hmmm kaya :</p>
<p><span style="color:#99cc00;">Library</span> : Ini adalah paket dari program, dan emang diisi dengan ieee</p>
<p><span style="color:#99cc00;">Use</span> : ieee.std_logic_1164.all maksudnya apaan seh? Itu artinya ieee (paketnya) yang menggunakan standard logic 1164 (sebelumnya dah di bahas kalo 1164 itu untuk gerbang logika atau biasanya operator logika (and, or, nor, nand, xor), terus all itu maksudya deklarasi global menggunakan paket ini)</p>
<p><span style="color:#99cc00;">Entity</span> : Kalo ini apa? Ini adalah tempat untuk menentukan variabel masukan ama keluarannya, dalam entity dibagi dua ada port ada generic, tp karena dasar jd pakenya port dulu. (kalo diimplementasikan/dianalogikan ke rangkaian entity ini semacam kaya saklar, terus keluarannya lampu)</p>
<p><span style="color:#99cc00;">Architecture</span> : Isi programnya (kalo dimplementasikan/dianalogikan ke rangkaian, architecture itu adalah bagian dalam hardwarenya)</p>
<p><span style="color:#99cc00;">&#8211;</span> : tanda buat nulis komen di VHDL, kalo dah dikasih tanda ini, maka program tidak membacanya, hanya sebagai petunjuk buat pengguna</p>
<p>Naaah itu td dasar strukturnya, kalo mau yang laen ya&#8230; tinggal dikreasikan aja ama logika yang laen yap!</p>
<p>~~Selamat Mencoba~~</p>
<p><span style="color:#000080;">cat : </span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000080;">Program bisa dijalankan/disimulasikan pd modelsim (rekomendasi dosen), Active HDL (rekomendasi asisten lab), atau Quartus II (rekomendasi dari buku <em>Fundamental of Digital Logic with VHDL</em> karya Stephen Brown dan Zvonko Vranesic penerbit McGraw-Hill)</span></li>
<li><span style="color:#000080;">Dan di sintesis pada Xilinx (melihat hasil konversi program, implementasi ke nyatanya/ ke hidupan sehari2)</span></li>
</ul>
<br />Posted in VHDL Tutorial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzen.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzen.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzen.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzen.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzen.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzen.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzen.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzen.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzen.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzen.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzen.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzen.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzen.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzen.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzen.wordpress.com&amp;blog=6327434&amp;post=47&amp;subd=mirzen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzen.wordpress.com/2009/01/30/struktur-desain-coding-vhdl/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/492342a1f6bac1dfdc8c4fae5da59121?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Iqbal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa sih VHDL itu?</title>
		<link>http://mirzen.wordpress.com/2009/01/29/apa-sih-vhdl-itu/</link>
		<comments>http://mirzen.wordpress.com/2009/01/29/apa-sih-vhdl-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 19:37:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iqbal</dc:creator>
				<category><![CDATA[VHDL Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzen.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[PROLOG Kemaren Si Fulan lagi ngutak-ngatik komputer barunya (cieees!! maklum komputer baru). Setelah beberapa lama asyik ngutak-ngatik komputernya, ternyata dia tertegun dengan rangkaian-rangkaian yang ada, macam seperti motherboard, LAN card, RAM dll. Si Fulan akhirnya mikir nih gimana y caranya kok bisa teknologi ini bisa jd canggih dari tahun ke tahun? Selidik punya selidik rupanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzen.wordpress.com&amp;blog=6327434&amp;post=27&amp;subd=mirzen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#993300;">PROLOG</span></p>
<p>Kemaren Si Fulan lagi ngutak-ngatik komputer barunya (cieees!! maklum komputer baru). Setelah beberapa lama asyik ngutak-ngatik komputernya, ternyata dia tertegun dengan rangkaian-rangkaian yang ada, macam seperti motherboard, LAN card, RAM dll. Si Fulan akhirnya mikir nih gimana y caranya kok bisa teknologi ini bisa jd canggih dari tahun ke tahun?</p>
<p>Selidik punya selidik rupanya hardware tersebut sebelum dibuat/dimodif telah dimodelkan dalam sebuah bahasa pemrograman (kalau dulu secara manual dan terasa merepotkan)</p>
<p>Bahasa pemrograman? bahasa apa? C++, Pascal, atau yang lain semisal Java? Bukan, bukan C++, bukan pascal, bukan juga Java, bahasa yang dimaksud adalah bahasa VHDL</p>
<p>Haaah VHDL bahasa apaan tuh? hehe penasarankan kalau penasaran lanjuuut&#8230;.</p>
<p><span style="color:#993300;">DARI UMUM KE KHUSUS</span></p>
<p><span style="color:#008000;">V</span> ery highspeed integrated circuit</p>
<p><span style="color:#008000;">H </span>ardware</p>
<p><span style="color:#008000;">D</span> escription</p>
<p><span style="color:#008000;">L</span> anguage</p>
<p>Sekilas panjang banget kepanjangannya terus terasa asing mendengarnya, atau mungkin asing banget, karena biasanya orang-orang secara awam kalau mendengar bahasa pemrograman kalau larinya ga ke Pascal, pasti ke C++. Hooo jd ada bahasa yang lain y? terus bahasa ini bahasa yang seperti apa?</p>
<p>Naaah bahasa pemrograman ini adalah bahasa yang digunakan untuk menggambarkan/menjelaskan/memodelkan (mensimulasikan dan menerjemahkan) perilaku dari dari suatu desain rangkaian digital agar menemukan bentuk yang sesuai(yang diinginkan) untuk diimplementasi pada hardware pada kehidupan nyata. Cara memahaminya nggak jauh beda dengan C++ atau Pascal, namun tidak seperti C++ yang sensitif dengan huruf besar dan kecil, bahasa VHDL tidak terlalu mempermasalahkannya.</p>
<p><span style="color:#993300;">SEJARAH VHDL</span></p>
<p>Hueee.. ngapain bahas sejarahnya? Ini saya maksudkan supaya kita lebih mengenal aja apa itu VHDL, <em>take it easy guy</em><em>s!</em> g ada salahnya kok kita tahu sejarahnya kan, lanjuuut&#8230;</p>
<p>VHDL adalah singkatan yang dipersingkat karena aslinya adalah VHSIC HDL. Program VHIC (Very Highspeed Integrated Circuit) dikembangkan akhir tahun 1970-an sampai awal 1980-an, berdasarkan sumber dari Universitas Waterloo :</p>
<ul>
<li>Rupanya pada waktu itu program VHSIC dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika</li>
<li> Alat yang sudah ada (pada waktu itu tahun 1980, yaitu <span style="color:#3366ff;">Ada programming language</span>) sudah tidak sanggup untuk membuat desain hardware yang lebih kompleks sehingga akhirnya dibuatlah penggantinya dengan nama VHDL.</li>
</ul>
<p>Inilah evolusi berdasarkan sumber dari Universitas Waterloo</p>
<ul>
<li>1981, VHDL diusulkan sebagai bahasa deskripsi hardware</li>
<li>1986, VHDL diusulkan sebagai standar IEEE</li>
<li>1987, Standar pertama VHDL (IEEE-1076-1987)</li>
<li>1993, Standar VHDL direvisi (IEEE-1076-1993)</li>
<li>2002, Standar VHDL sekarang (IEEE-1076-2002), dan</li>
<li>Sekarang digunakan dengan luas oleh kalangan industri dan akademi, dengan penambahan IEEE-1164-1993 untuk mengenalkan nilai sistem logika</li>
</ul>
<p>Naaah kalau dibaca sekilas pasti bingung dengan yang namanya IEEE kan, apalagi itu IEEE?</p>
<p>IEEE adalah singkatan dari <em>Institut of Electrical and Electronics</em> <em>Engeneers</em>, Institut inilah yang melakukan standarisasi VHDL.</p>
<p><span style="color:#993300;">PENGERTIAN-PENGERTIAN PENTING dalam VHDL</span></p>
<ul>
<li><a title="Simulation" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Logic_simulation">Simulation</a>/simulasi</li>
<li><a title="Synthesis" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Logic_synthesis">Synthesis</a>/sintesa</li>
<li><a title="FPGAs" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Field-programmable_gate_array">FPGAs</a>(Field-Programmable Gate Arrays)</li>
<li><a title="ASics" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Application-specific_integrated_circuit">ASICs</a>(Aplication-Specific Integrated Circuits)</li>
</ul>
<p>Oooh, jadi begitu ya kenapa hardware yang kita pakai itu lebih canggih dari tahun ke tahun. Ayolah langsung diliat kaya gimana bentuk programnya! Eeeh sabar atuh kang, td tuh teh penjelasan umum dulu biar ngartos hehe. Penjelasan lebih lanjutnya di sesi yang lain y!!</p>
<p><em>to be continued&#8230;</em></p>
<br />Posted in VHDL Tutorial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzen.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzen.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzen.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzen.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzen.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzen.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzen.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzen.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzen.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzen.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzen.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzen.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzen.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzen.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzen.wordpress.com&amp;blog=6327434&amp;post=27&amp;subd=mirzen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzen.wordpress.com/2009/01/29/apa-sih-vhdl-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/492342a1f6bac1dfdc8c4fae5da59121?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Iqbal</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
